
Lagi, negeri kita tercinta ini mengalami musibah gempa. Tanpa ampun gempa menggema di sumbar . Padahal baru saja saya mau baca buku "The Secret Life of the Universe"-nya Amy Corzine, sempet saya intip di chapter I ada kalimat tentang "gift of unknown things,communal magic on an indonesian island" serta disusul kalimat tentang "dancing islands" wow "indonesia" pikir saya, pasti menarik. Kemudian iseng saya online dan browsing kesana kemari yang kemudian menemukan kalau saudara saya ehm, maksud saya saudara kita di Bengkulu di Sumatera Barat sana baru saja dihantam musibah berat. Dua kali gempa berskala besar menghajar dan melumpuhkan Sumatera barat, menghancurkan sekolah, rumah sakit, rumah penduduk, dan banyak lagi kerusakan lain. Konon warga Singapura juga ikutan panik karena gempa 7.6 SR sumbar ini.
Lalu saya meluncur ke detik dot com dan Astaghfirullah, ternyata gempa tidak cuma melanda sumatera, tapi juga ada di belahan nusantara lain, menimpa saudara kita lain disana, tepatnya di muarabungo dan kerinci. Terus saya naikkan cursor ke atas dan oh, ada berita polri vs kpk dan ah persetan, bukan saatnya..... dan saya geser kursor ke kolom sebelah kanan "Jepang memperingatkan tsunami di berbagai negara". kemudian saya pergi dan minum air putih sebentar.
Maksud saya adalah, seperti kita dulu yang sewaktu kecil belajar naik sepeda, sering jatuh, kemudian punya borok, kemudian sembuh dan kemudian bisa lancar. tidak berhenti sampai disitu, kemudian seiring berjalanya waktu dan bertambahnya essensial serta pengalaman kita juga bisa melaju cepat. Jadi mungkin bencana itu adalah saat dimana kita jatuh dari sepeda dan kemudian mengumpulkan tekad untuk naik sepeda lagi dan melaju cepat. tapi semua itu pilihan dari kita, mau meneruskan naik sepeda, atau cuma berhenti dan cuma menonton anak lain main sepeda dari kejauhan dengan rasa mangkel.
Ah, saya selesai juga membaca halaman pertama dari buku Amy Corzine ini dan menemukan kalimat bagus :
"what is the end? the beginning? cause every beginning is an end. Both exist in each moment".
hmm sepertinya ini buku yang bagus, semoga betah mbacanya :)
















